ASJ LKPD 10 DNS
F. HASIL PENGAMATAN / ANALISIS
1. Fungsi utama DNS DNS berfungsi mengubah nama domain menjadi alamat IP agar lebih mudah diakses.
Contoh: ketika mengetik google.com, DNS menerjemahkannya ke IP seperti 142.250.xxx.xxx.
2. Perbedaan Forward Lookup Zone & Reverse Lookup Zone
Forward Lookup Zone: mengubah nama domain → IP Address.
Reverse Lookup Zone: mengubah IP Address → nama domain.
3. Fungsi A Record, NS Record, PTR Record
A Record: memetakan nama domain ke alamat IP.
NS Record: menunjuk server DNS yang bertanggung jawab untuk domain tersebut.
PTR Record: memetakan IP ke nama domain (kebalikan A Record).
4. Cara verifikasi BIND9 berjalan di Debian
systemctl status bind9
atau
service bind9 status
5. Mengapa IP DNS Server harus statis Agar alamat DNS tidak berubah‐ubah dan klien selalu bisa menemukan server DNS tanpa error.
---
G. KESIMPULAN Setelah melakukan pengamatan, saya memahami bahwa DNS sangat penting untuk mempermudah akses ke sumber daya jaringan dengan mengubah nama domain menjadi alamat IP. Konfigurasi BIND9 di Debian memungkinkan pengelolaan resolusi nama secara terstruktur dan dapat diandalkan, sehingga layanan jaringan lebih stabil dan mudah diakses.








Komentar
Posting Komentar